Menerbitkan Buku Versi Penulis Emi Sudarwati

Assalamualaikum WrWb... 

Penulis Resume           : Rahmat Sandri Ramadhan, S.Pd

Instansi                        : SMPN 48 Muaro Jambi

Guru                            : PPKn

Hari/tanggal                : Senin/ 8 Juni 2019

Pemateri                      : Emi Sudarwati

Topik                           : Berbagi Pengalaman Menerbitkan Buku

 

Sejarah perjalan ibu Emi Sudarwati yang merupakan penulis buku berhasil Meraih puncak kejayaan hingga menjadi juara inovasi belakar (inobel) itu bukanlah hal yang mudah, apalagi di level nasional yang diikuti oleh peserta dari seluruh penjuru nusantara. Perjuangan seorang guru di Kabupaten Baureno Bojonegoro yaitu SMPN 1 patut diacungi jempol. Dengan perjuangan dan usaha yang maksimal yang ia lakukan maka pada akhirnya Ia menikmati jerih payah daripada usahanya.

Tahun 2014 menjadi awal dari perjalanan kariir ibu Emi, dengan menciptakan sebuah karya berupa buku Kumpulan Cerkak karya Emi Sudarwati dan Siswa SMPN 1 Baureno dengan judul buku LUNG yang berhasail menjadi inspirasi bagi banyak sekolah di Indonesia.

Pada tahun 2015 ia ternyata dapat panggilan sebagai finalis inobelnas., bersama 102 guru dari seluruh Indonesia,  diundang ke Jakarta untuk presentasi.  Ia juga mendapat anugrah sebagai guru Bahasa Jawa Berdedikasi.  Hal ini disebabkan karena sudah menerbitkan beberapa buku karya sastra siswa.  

Selanjutnya di tahun 2016, ia kembali mengirimkan karya inobel dengn karya lama yang diedit, dengan tambahan sesuai arahan yang diberikan oleh dewan juri.  Alhasil, mendapat juara 1 inobelnas kategori SORAK (Seni, Olah Raga, Agama, bimbingan Konseling dan Muatan Lokal). Luar biasa

Dan di tahun  2017, ia diundang untuk mengikuti workshop Literasi di Kota Batam serta menyempatkan berwisata ke negara Singapura. Sehari di sana ia mampu melahirkan sebuah buku berjudul Dag Dig Dug Singapura. Namun saat ini lebih banyak menerbitkan SBGI (Satu Buku Guru Indonesia) dan SBSI (Satu Buku Siswa Indonesia).

Tahun 2018 ia lebih banyak menerbitkan SBGI dan SBSI, maka nama grup dirubah.  Yaitu menjadi Penerbit Buku Inspiratif (PBI).   Dan Tahun 2019 ia menerbitkan buku Kado Cinta 20 Tahun dan Hatiku.  Karya itu ditulis berdua dengan suami.  Selanjutnya, di tahun yang sama, ia ingin menerbitkan 2 buku tunggal dan beberapa buku patungan.  Buku tunggal yang pertama berbahasa jawa, yaitu pengalaman selama haji dan umrah.  Sedangkan buku tunggal yang ke dua adalah ini,  Menulis dan menerbitkan Buku sampai Keliling Nusantara dan Dunia. 

Jadi kesimpulannya menulis itu mudah apabila kita ada kemauan atau niat, perbanyak literasi buku, jurnal, artikel, dan berita-berita bisa menjadi referensi dan inspirasi kita dalam menulis.. Semangat dan terus selalu berjuang.. Terima Kasih

 

 


Komentar

Posting Komentar